Apa Itu Bug Bounty? Cara Dapat Uang dari Hacking Secara Legal


AreaHacking.com – Di internet, kata “hacking” sering langsung dikaitkan dengan tindakan ilegal. Banyak orang mengira kalau kamu belajar hacking, ujungnya pasti jadi pembobol akun atau peretas website orang. Padahal kenyataannya, dunia keamanan siber punya jalur yang sangat legal, bahkan dihargai dan dibayar mahal: bug bounty.

Bug bounty adalah salah satu cara paling realistis untuk menghasilkan uang dari skill hacking tanpa harus jadi “penjahat internet”. Kamu membantu perusahaan menemukan celah keamanan sebelum celah itu ditemukan hacker kriminal. Sebagai gantinya, perusahaan memberi kamu hadiah uang. Simple, tapi serius.

Kalau kamu pernah bertanya, “bisa nggak sih dapat uang dari hacking tanpa melanggar hukum?” Jawabannya: bisa. Dan bug bounty adalah pintu masuk paling populer.

Apa Itu Bug Bounty?

Bug bounty adalah program resmi dari perusahaan atau organisasi yang mengizinkan publik untuk menguji keamanan sistem mereka. Sistem yang dimaksud bisa berupa website, aplikasi mobile, API, atau bahkan infrastruktur cloud. 

Jika kamu menemukan celah keamanan yang valid, kamu bisa melaporkannya melalui jalur yang disediakan. Jika laporanmu benar dan dampaknya serius, kamu akan mendapatkan reward.

Reward ini bisa berupa uang tunai, hadiah barang, poin reputasi, sertifikat, bahkan kadang kesempatan kerja. Namun yang paling sering dicari tentu saja uang.

Yang penting, bug bounty bukan “nyerang sembarangan”. Kamu hanya boleh menguji target yang memang membuka program bug bounty, dan kamu wajib mengikuti aturan mainnya.

Kenapa Perusahaan Mau Bayar Orang untuk “Ngehack” Sistem Mereka?

Jawabannya simpel: karena itu jauh lebih murah daripada kebobolan.

Perusahaan besar sadar bahwa sistem mereka tidak akan pernah 100% aman. Sehebat apa pun tim internal, selalu ada kemungkinan ada celah yang lolos. Dengan membuka program bug bounty, perusahaan memanfaatkan ribuan peneliti keamanan di seluruh dunia untuk membantu menemukan celah tersebut.

Anggap saja bug bounty itu seperti “crowdsourcing keamanan”. Daripada menunggu hacker kriminal menemukan celah duluan, perusahaan lebih memilih membayar white hat hacker agar celahnya ditemukan dan ditutup lebih cepat.

Buat perusahaan, ini investasi. Buat hacker etis, ini peluang.

Bug Bounty Itu Legal, Tapi Tetap Ada Batasnya

Ini bagian yang wajib dipahami: bug bounty memang legal, tapi bukan berarti kamu bebas melakukan apa saja.

Setiap program bug bounty punya scope dan aturan yang jelas. Ada target yang boleh diuji, ada juga yang tidak. Ada jenis serangan yang diperbolehkan, ada yang dilarang.

Misalnya, banyak program melarang tindakan seperti:

  • DDoS
  • Brute Force Login
  • Social Engineering
  • Menyerang Karyawan Perusahaan
  • Mengakses Data Pribadi Secara Berlebihan


Jadi bug bounty itu legal selama kamu bermain sesuai aturan. Kalau kamu keluar dari scope, kamu bisa dianggap melanggar hukum meskipun niatmu “cuma ngetes”.

Bagaimana Cara Kerja Bug Bounty?


Secara umum, prosesnya seperti ini. Kamu memilih target yang membuka program bug bounty, lalu kamu membaca scope dan aturan. Setelah itu kamu melakukan pengujian keamanan dengan metode yang kamu kuasai. Kalau menemukan celah, kamu membuat laporan yang jelas, detail, dan bisa direproduksi.

Perusahaan kemudian memverifikasi laporan tersebut. Jika valid, mereka akan menilai tingkat dampaknya. Semakin tinggi dampaknya, biasanya semakin besar reward-nya. Setelah itu, perusahaan akan memperbaiki celah tersebut, dan kamu menerima hadiah sesuai ketentuan.

Yang sering bikin orang gagal bukan karena tidak menemukan bug, tapi karena laporan yang buruk. Bug bounty bukan hanya soal menemukan celah, tapi juga soal membuktikan dan menjelaskannya dengan baik.

Jenis Bug yang Biasanya Dibayar Mahal

Tidak semua bug dibayar besar. Bug yang dianggap “sepele” kadang hanya diberi reward kecil atau bahkan tidak dibayar. Yang biasanya dibayar mahal adalah bug yang punya dampak nyata.

Contohnya seperti:

  • akses akun orang lain tanpa izin
  • bypass autentikasi
  • remote code execution
  • SQL injection yang benar-benar bisa mengambil data
  • SSRF yang bisa akses internal
  • celah authorization seperti IDOR yang berbahaya

 

Semakin besar potensi kerusakan, semakin tinggi nilainya.

Skill yang Dibutuhkan untuk Bug Bounty (Bukan Sekadar Coding)

Bug bounty bukan cuma soal coding. Justru skill paling penting adalah kemampuan analisis, observasi, dan memahami logika aplikasi. Banyak bug besar ditemukan bukan karena exploit canggih, tapi karena peneliti memahami alur sistem dan menemukan kesalahan logika.

Bug hunter yang hebat biasanya teliti melihat detail kecil, memahami cara kerja web dan API, sabar melakukan recon, mampu berpikir seperti developer dan attacker sekaligus, serta kuat dalam menulis laporan. Coding membantu, tapi bukan yang paling menentukan.

Cara Memulai Bug Bounty untuk Pemula


Banyak pemula gagal karena langsung mengejar target besar seperti Google atau Meta. Padahal target besar itu sangat ketat, dan bug-nya sudah banyak diburu.

Cara paling realistis adalah memulai dari target yang lebih kecil dan lebih sepi. Cari program yang masih baru atau perusahaan yang tidak terlalu terkenal. Biasanya peluang menemukan bug lebih besar.

Selain itu, fokuslah pada pemahaman dasar seperti:

  • HTTP dan cara request/response bekerja
  • autentikasi dan session
  • authorization dan akses user
  • input validation
  • API testing


Kalau fondasi ini kuat, kamu akan jauh lebih cepat berkembang.

Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Pemula

Kesalahan paling umum adalah menganggap bug bounty sebagai ajang “pamer skill ngehack” tanpa aturan. Pemula sering tidak membaca scope, menyerang bagian yang dilarang, atau melakukan aktivitas yang bisa dianggap merusak.

Kesalahan lain adalah membuat laporan yang tidak jelas. Banyak pemula menemukan bug bagus, tapi gagal dapat reward karena tidak bisa menjelaskan langkah solusinya dan dampaknya.

Bug bounty itu bukan cuma menemukan bug. Ini juga soal komunikasi profesional.

Kesimpulan: Bug Bounty adalah Jalur Legal untuk Hacking yang Dibayar

Bug bounty adalah cara legal untuk menghasilkan uang dari skill hacking. Kamu membantu perusahaan menemukan celah keamanan sebelum dimanfaatkan oleh pihak jahat, lalu kamu dibayar atas kontribusimu. Namun bug bounty bukan jalan instan kaya. Ini bidang yang kompetitif dan butuh skill, kesabaran, serta disiplin.

Kalau kamu serius, bug bounty bisa jadi latihan terbaik untuk meningkatkan kemampuan hacking sekaligus membangun reputasi. Dan yang paling penting: kamu bisa jadi hacker tanpa harus jadi kriminal.

0 Comments